Monday, April 18, 2016

Antara Aku, kau dan Youtube

"Kalau bunda pergi, Ifa boleh main youtube"
"boleh"
"kenapa"
"karena Ayah tidak sayang Ifa"
"lho, harusnya sayang"
"Kalau ayah sayang sama Ifa, harusnya ayah mau main sama Ifa, kalau ayah ngasih Ifa Youtube berarti Ayah gak sayang sama Ifa"
"Aku gak mau main you tube, aku mau main aja sama Ayah"

ini adalah sebuah obrolan kecil antara saya dan Ifa. Beberapa bulan ini, kalau Ibunya sedang ada kegiatan dan Ifa harus ditinggal dirumah, Saya sering memberi dia gadget untuk menonton youtube. Saya terpaksa memberikan karena kalau tidak diberikan dan tidak dibolehin nonton Youtube, dia bakal menangis meraung-raung. Dan untuk membuatnya diam, akhirnya saya berikan gadget.

Saya memberikan gadget itu karena saya sayang sama Ifa. karena rasa sayang saya, saya ingin memberikan yang dia inginkan.

Yang dia Inginkan, belum tentu yang dia butuhkan. Kenapa dia lebih suka menonton Youtube dari pada bermain dengan anda, berarti dia lebih membutuhkan Youtube dari pada ayahnya. Jadi kalau anak anda mulai keranjingan youtube, berhati-hatilah, dia mulai tidak membutuhkan anda :P.

Lalu bagaimana perasaan anda ketika dia menonton Youtube, tenang, senang atau justru kesepian?

Mungkin anda:
Tenang, karena anak anda punya kegiatan dan anda bisa beristirahat.
Senang, karena dia tidak akan merengek-rengek lagi, dan anda bisa beristirahat dengan tenang

Kesepian, karena setelah seharian bekerja, keinginan anda dirumah hanya bermain dengan anak, eh malah ditinggal youtube-pan (Hanya terjadi di Iklan TV).

Sebenarnya saya tidak anti memberikan youtube ke anak, apalagi saya tahu apa yang dia buka. Selain itu karena saya merasa tenang dan senang seperti diatas.
tetapi ketika saya memberikan youtube ke anak saya, berarti saya sedang tidak sayang sama dia. ketika saya memberikan dia youtube berarti saya memutus tali kasih sayang dengan dia.







.

No comments:

Post a Comment